BRMP Bali Berikan Pembekalan kepada Mahasiswa Magang Fakultas Pertanian Universitas Udayan
Denpasar, 21 September 2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali memberikan pembekalan kepada mahasiswa magang dari Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan mahasiswa dalam mengikuti program magang sekaligus memperkuat pemahaman mengenai penerapan teknologi dan praktik budidaya pertanian di lapangan.
Kegiatan pembekalan dilakukan secara online dan offline dipimpin oleh Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Penerapan dan Penilaian Kesesuaian, drh. I Putu Agus Kertawirawan, M.Si. Dalam arahannya, mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan kegiatan selama magang serta pentingnya mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan pengalaman praktik di lapangan.
Pembekalan menghadirkan dua pemateri yang menyampaikan materi terkait komoditas pertanian unggulan. Materi pertama disampaikan oleh I Wayan Sunanjaya, S.P., dengan topik budidaya tanaman vanili.
Materi tersebut membahas berbagai aspek dalam budidaya tanaman vanili, sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai teknik dan praktik yang dapat diterapkan dalam pengelolaan tanaman vanili.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Made Asta Gunawan, S.P., dengan topik Budidaya Cabai Terstandar. Melalui materi ini, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai penerapan teknik budidaya cabai yang sesuai dengan standar dan praktik pertanian yang baik.
Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi mahasiswa sebelum melaksanakan berbagai kegiatan selama program magang di BRMP Bali. Selain memperoleh pengalaman praktik, mahasiswa juga diharapkan mampu memahami secara langsung bagaimana pengetahuan dan teknologi pertanian diterapkan untuk mendukung peningkatan produktivitas serta kualitas hasil pertanian.
Kegiatan magang mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Udayana di BRMP Bali juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pemerintah di bidang pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang bermanfaat sekaligus mendukung peningkatan kompetensi generasi muda di sektor pertanian.